Memasuki era industri 4.0, dunia pesantren mulai bertransformasi menjadi lembaga yang lebih terbuka terhadap teknologi informasi melalui konsep Smart Pesantren. Madinatuddiniyah sebagai salah satu institusi pendidikan Islam terkemuka kini tengah menggencarkan pengembangan pusat literasi digital & multimedia guna membekali para santri dengan kecakapan teknologi yang mumpuni. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa santri tidak hanya pandai dalam membaca kitab klasik, tetapi juga mahir dalam memproduksi konten kreatif yang positif di dunia maya. Dengan adanya pusat literasi digital ini, Madinatuddiniyah berupaya mencetak “santri digital” yang mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pesan damai Islam melalui berbagai platform multimedia yang tersedia saat ini.
Pembangunan fasilitas dalam program Smart Pesantren ini mencakup pengadaan laboratorium komputer berspesifikasi tinggi, studio podcast, hingga ruang penyuntingan video yang memadai. Dalam pengembangan pusat tersebut, santri diberikan pelatihan intensif mengenai etika bermedia sosial, teknik desain grafis, hingga penulisan jurnalistik online. Literasi digital bukan hanya sekadar mengoperasikan alat, melainkan juga kemampuan untuk memfilter informasi (tabayyun) agar tidak terjerumus ke dalam berita bohong atau hoaks yang merugikan. Melalui program ini, Madinatuddiniyah ingin membuktikan bahwa pesantren adalah lingkungan yang sangat dinamis dan mampu menjawab tantangan komunikasi massa di era modern tanpa kehilangan jati diri tradisionalnya.
Integrasi teknologi dalam kurikulum Madinatuddiniyah juga diimplementasikan dalam metode pembelajaran di kelas. Penggunaan buku elektronik (e-book) dan platform pembelajaran daring memungkinkan santri untuk mengakses referensi kitab yang lebih luas dari berbagai perpustakaan digital dunia. Fokus pada penguasaan literasi digital & multimedia ini sangat penting agar santri dapat mengemas dakwah Islam dengan cara yang lebih menarik dan relevan bagi generasi milenial serta Z. Dengan kemampuan multimedia, santri dapat memproduksi video pendek edukatif, poster dakwah yang artistik, hingga dokumenter sejarah pesantren yang berkualitas tinggi, sehingga syiar Islam dapat menjangkau audiens yang jauh lebih luas dan beragam.
